Street Culture di Icon Collection

Siapa dapat memungkiri bahwa Juventus merupakan salah satu brand sepak bola Internasional yang metamorfosisnya sangat layak diperhatikan. Disaat belum banyak klub di Eropa maupun Dunia yang melakukan sebuah “giant leap”, Juventus telah mempelopori modernitas komunikasi brand sebuah klub sepak bola dan taking it to the next level dan membuat fans tim-tim lain hanya bisa menonton dan berharap.

Apabila kita cermati, sejak 2011 ketika Juventus membangun stadion sendiri, perlahan tapi pasti, Juventus bertransformasi dari yang “hanya” sebatas klub sepak bola, menjadi sebuah lifestyle brand. Dan arah itu makin jelas terutama ketika Juventus mengubah logo tradisional mereka yang sangat terkenal itu dengan logo huruf J yang tentunya turut memantik reaksi pro dan kontra.

Namun jelas, tujuannya adalah, Juventus berusaha penetrasi ke sektor-sektor yang tidak tergarap dan terjamah oleh klub sepak bola pada umumnnya dan berusaha membuat sub-kultur dan kelas baru berupa football movement yang tidak melulu harus menampilkan sisi konvensional sepak bola. Dan gebrakan itu dimulai dari diaplikasikannya logo baru Juventus di musim 2017/18. Pembahasan mengenai transformasi ini tentu akan sangat panjang dan tidak akan terwakili dari satu artikel saja.

Kita bergeser ke rilisan terbaru football movement a la Juve, dimana mereka baru saja meluncurkan Icon Collection yang memadukan street culture fashion dengan football culture. Koleksinya bisa ditemukan di sini. 

Dengan tagline “Football and Fashion Meet”, Juventus dengan tegas menyatakan bahwa mereka bukanlah sekedar klub sepak bola. Juventus adalah gaya hidup! SWAG! (*)