2nd Gathering Maglia Bianconeri Indonesia: TOXSIX!

6tag-246068157-1651357341185871502_246068157Jakarta, 11 November 2017 MBI mengadakan gathering jilid dua bertajuk 2nd Gathering Maglia Bianconeri Indonesia: TOXSIX!

Kami saat itu berdeliberasi untuk memikirkan sebuah konsep yang belum pernah ditampilkan oleh komunitas kolektor jersey manapun! Setelah banyak brainstorming, pada akhirnya tercetuslah ide TOXSIX! Apa itu TOXSIX?

TOXSIX adalah Toxic of Six. Dimana gagasan ini pada akhirnya menjadi big idea dan menjadi tema besar gathering kedua. Kenapa Toxic dan kenapa Six? Toxsic sebetulnya adalah semacam elaborasi kelakar kawan-kawan kolektor yang seringkali menyamakan jersey sebagai “racun”. Sekali beli akan terus ke”racun”an dan ketagihan. Dan untuk Six sendiri, MBI mengkhususkan apresiasi terhadap Juventus yang memenangkan 6 kali Scudetto secara beruntun. Sebuah prestasi yang belum bisa disamai klub Serie-A manapun. Oleh karena itu sangat layak rasanya tema ini menjadi tema kami.

Implikasinya adalah kami memajang jersey-jersey pada 6 musim juara tersebut, mulai dari musim 2011/12 hingga 2016/7. Titik berat koleksi yang dipajang berkisar seluruhnya pada musim tersebut. Ada opening act keren pemasangan jersey, media promotional bergaya metal illustration yang unik, bazar jersey, TOXSIX merchandise booth dan terutama kami dengan bangga juga mengundang para narasumber yang luar biasa dan inspiratif, Donna Agnesia dan Ponco Pamungkas. Belum kenal ganks? Search saja di mbah google, kalian tentu tidak akan sulit menemukan reputasi luar biasa kedua narasumber ini.

MBI sebagai komunitas yang berperan aktif dalampengembangan diri para membernya pun juga tak ingin ketinggalan menyisipkan tema yang sangat penting yang dibawakan oleh kedua narasumber saat itu, yakni bagaimana menjaga etika dalam bermedia sosial.

Kami begitu concern mengenai hal ini, dikarenakan sebagian besar relasi kita, di era modern pasti sangat lekat dengan media sosial. Nah kami sangat mengencourage para member MBI untuk juga bijaksana dan beretika dalam bermedia sosial. Kami yakin ini adalah modalitas utama dalam membangun sebuah jejaring komunitas. (*)